Mivo TV

Jumat, 16 Desember 2011

Geo - Survey Intro

SURVEY PEMETAAN
Survey pemetaan adalah ilmu untuk menentukan posisi relatif dari titik pada atau dekat permukaan bumi. Posisi horizontal titik-titik ini dihitung dari jarak dan arah, dan posisi vertikal dari perbedaan elevasi yang diukur secara individual atau dalam kombinasi dengan tingkat akurasi tertentu, dan dalam hubungan langsung dengan suatu datum yang diketahui atau ditentukan.

Akurasi adalah pertimbangan utama dalam sebuah survey. Instrumen untuk setiap jenis survey yang digunakan dengan teknik yang diformulasikan  untuk mencapai tingkat akurasi yang diinginkan.

Kurang akurat dalam suatu survey akan menyatakan bahwa survey tersebut tidak sesuai dan mungkin tidak berguna untuk tujuan yang diharapkan, lebih akurat akan membuang waktu & usaha dan tidak dapat meningkatkan target utama.

Survey secara umum dibagi menjadi ke dalam dua kelas: Geodetic dan Plane Survey.

SURVEY GEODETIK
Bentuk matematika dari bumi adalah bulat pepat [hampir bulat] dengan diameter besar di ekuator sekitar 12746 km. Jarak atau cakupan diukur di permukaan bumi, tidak dianggap sebagai garis lurus atau datar, melainkan pada permukaan yang melengkung. Survey geodetik pada umumnya dilakukan dengan cakupan jarak jauh dan dengan area yang luas dimana harus memperhitungkan aspek kelengkungan bumi.

Untuk mencapai hal ini, diameter bumi dihitung secara akurat dari referensi spheroid. Posisi masing-masing stasiun geodetik berhubungan dengan referensi spheroid tersebut. Posisi dinyatakan sebagai garis lintang [sudut utara atau selatan dari khatulistiwa] dan bujur [sudut timur dan barat dari meridian utama], atau sebagai koordinat bidang datar pada sistem grid yang berkorelasi dengan garis lintang dan bujur. Selain itu, defleksi garis tegak lurus dan efeknya pada posisi relatif dari suatu posisi dipertimbangkan dalam pekerjaan presisi.

PLANE SURVEY
Ketika tingkat/cakupan wilayah survey menjadi kecil [pada wilayah kurang dari 250 km persegi], dan ketika hanya tingkat akurasi diperlukan pada batas tertentu, efek kelengkungan bumi dapat diabaikan. Survey ini diperlakukan seolah-olah pengukuran dibuat pada bidang datar dan dikenal sebagai plane survey.

Perbedaan antara plane survey dan survey geodetik dapat dinyatakan dalam bentuk garis-garis tegak lurus. Dalam plane survey, garis tegak dianggap paralel sedangkan di survey geodetik konvergensi diperhitungkan.

Survey jalan raya dan kereta api, yang panjangnya hingga ratusan km biasanya dalam cakupan wilayah sempit dapat dianggap sebagai plane survey. Namun, dalam hal ini perhitungan tertentu mengenai kelengkungan bumi diperlukan. Pada survey traverse yang panjang, azimut astronomi ditentukan pada interval beberapa km.


Azimut astronomi membentuk sebuah garis utara-selatan astronomi dan dapat digunakan untuk mendapatkan arah sebenarnya dari lintasan survey. Nilai azimut suatu lintasan pada tiap stasiun pengamatan mempertimbangkan konvergensi dari meridian. Metode, operasi, dan pengukuran di kedua jenis survey adalah serupa, tetapi karena dalam survey geodetik jarak antara stasiun pengamatan biasanya jauh lebih besar, maka diperlukan prosedur dan peralatan teliti [akurasi].

Traverse adalah metode di bidang survey untuk membangun suatu jaringan kontrol. Jaringan Traverse melibatkan penempatan stasiun survey sepanjang lintasan atau jalur pengukuran, dan kemudian menggunakan titik sebelumnya sebagai dasar untuk mengamati titik berikutnya.

Trim Geo

Private Use Only :
http://www.mediafire.com/?4s6jwo49s5ijied
http://www.mediafire.com/?u9xru0w63imeae1
http://www.mediafire.com/?duej76ma9hh2kmj
http://www.mediafire.com/?j7diddj98nzoyz0
http://www.mediafire.com/?kkfgh8c10zo19sj